Cara memilih beli stabilizer listrik yang bagus

Cara memilih beli stabilizer listrik yang bagus

Cara memilih beli Stabilizer Listrik yang bagus Jika ingin beli pasti anda akan bingung, karena banyak sekali yang jual stabilizer listrik dan semua bilang bagus, baik di toko-toko ataupun penjual online dari berbagai merek yang sangat begitu banyak. Jika anda tipe orang yang berdasarkan harga murah tanpa melihat spesifikasi teknik dan layanan purna jual, maka anda tinggal membeli saja disalah satu tempat tersebut. Tapi jika anda seorang yang memiliki tipe harus membeli barang yang berkualitas tanpa menimbang-nimbang dengan harga yang murah, maka sebaiknya anda membaca tulisan ini sampai selesai.

Macam-macam Stabilizer Listrik

Stabilizer Listrik ada beberapa macam atau ada beberapa sistem operasi yang ada dipasaran saat ini, salah satunya adalah Sistem Servo Motor dan Sistem Relay yang paling sering dijumpai, namun selain itu masih ada sistem operasi yang lainnya. Dari dua macam diatas sistem Servo Motor yang lebih banyak dipakai, tentunya hal ini dikarenakan kinerja alat dan permintaan pasar. Mungkin salah satu alasanya adalah jika type Relay, pada waktu tap atau perpindahan volt dalam stabilisasi akan terjadi kedip pada lampu, hal ini dikarenakan pepindahan volt antar Relay, Namun jika menggunakan Solid State Relay (SSR) jauh lebih baik, karena pada waktu perpindahan volt tidak ada yang terputus, sehingga tidak akan terjadi kedip lampu.

 

Cara memilih beli stabilizer listrik yang bagus

Spesifikasi Teknik Stabilizer yang Bagus

Sekilas kalau kita melihat bentuk fisik tampilan luar pada body Stabilizer Listrik akan terlihat bagus-bagus secara penampilan, namun yang kita butuhkan adalah yang paling utama kinerjanya baru penampilannya. Sebahagian spesifikasi stabilizer yang bagus pada umumnya sebagai berikut :

  • Rentang Input Voltage,

    Adalah kemampuaan stabilizer listrik dalam menangani tegangan listrik yang turun atau naik pada batas tertentu. Maka pilihlah Stabilizer Listrik yang memiliki rentang input voltage yang paling lebar.
    Contoh : Rentang input voltage : 130V – 260V
    Artinya stabilizer listrik tersebut mampu melakukan pekerjaan jika tegangan listrik turun sampai 130 kembali distabilkan ke normal ( 220V ). Demikian pula sebaliknya pada batas atas, Jika tegangan listrik melonjak sampai 260V, maka stabilizer listrik akan mengembalikan atau menormalkan tegangan listrik kembali ke Normal ( 220V ). Jadi secara singkatnya Rentang input voltage adalah batas bawah dan batas atas yang dapat dilakukan atau distabilkan oleh Stabilizer Listrik tersebut.

  • Tingkat Akurasi pada Output Voltage,

    Adalah tingkat presisi kemampuan stabilizer listrik dalam menghasilkan Output Voltage yang setelah distabilkan.
    Contoh : Akurasi stabilisasi Output Voltage : +/- 2%, artinya hasil dari stabilisasi mencapai 220V – 2% = 215 V atau 220 + 2% = 225 V, jadi tidak ada hasil dari stabilisasi menetap di angka 220 V, pasti selalu ada toleransinya.

  • Respon Time < 1 Sec,

    Artinya stabilizer merespon perubahan tegangan listrik yang terjadi dan untuk mengembalikan ke posisi normal dengan waktu kurang dari 1 detik.

  • Soft start ( Auto Return ),

    Sistem ini digunakan pada waktu aliran listrik kembali mengalir setelah terjadi pemadaman aliran listrik dari sumber tenaga (PLN), maka stabilizer akan hidup kembali dengan ringan, aman dan nyaman sehingga tidak terjadi turun MCB (Anjlok).

  • Garansi minimal 3 Tahun

Cara memilih stabilizer listrik yang bagus

Demikianlah Tips Cara Memilih Stabilizer yang bagus agar anda memiliki referensi dalam memilih stabilizer yang akan anda beli.

Untuk lebih detil silahkan lihat Spesifikasi Teknik lengkap

Kami akan memberikan konsultasi gratis untuk pemecahan masalah dan saran untuk anda.

Silahkan hubungi team kami :

Tlp : 0878 7733 1011
WA : 0878 7733 1011

pemasaran stabilizer listrik




COMMENTS (5)

  • comment-avatar
  • comment-avatar

    […] Sebelum memasang stabilizer listrik, anda harus mengetahui berapa daya listrik yang terpasangan di tempat anda dan apa jenis instalasi listriknya ( 1 Phase atau 3 Phase ). Setelah mengetahui semuanya barulah anda dapat memasang Stabilizer Listrik yang sesuai dengan kebutuhan anda. Untuk penjelasan lebih lengkap dapat dibaca  cara menentukan Stabilizer Listrik. […]

  • comment-avatar
  • comment-avatar

    […] Stavol penstabil tegangan listrik ini pun banyak merek dan model yang beredar di Indonesia, untukmengetahuijenis-jenis dan memilih stabilizer dapat lihat di Cara memilih beli stabilizer listrik yang bagus […]

  • comment-avatar

    […] Setelah mengetahui keuntungan yang didapat dari menggunakan stabilizer listrik, jika anda tertarik untuk menggunakan stabilizer listrik maka ada baiknya mengetahui Cara memilih beli stabilizer listrik yang bagus. […]

  • %d blogger menyukai ini: